Persamaan Kuadrat
- Bentuk Umum Persamaan Kuadrat
Misalkan a,b,c Є R dan a ≠ 0 maka persamaan yang berbentuk
dinamakan persamaan kuadrat dalam peubah x.

Dalam persamaan kuadrat
, a adalah koefisien dari x2,
b adalah koefisien dari x dan c adalah suku tetapan.

Contoh:
1.
x2
– 4, nilai a = 1, b= 0, c = -4
2.
x2
+ 2x = 0 nilai a = 1, b =2, c = 0
3.
x2
– 5x + 2 = 0 nilai a = 2, b = -5, c = 2
4.
x2
+ x – 2 = 0 nilai a = 1, b =2, c = -2
- Cara Menyelesaikan Persamaan Kuadrat
Persamaan
dapat diselesaikan
dengan cara menentukan nilai pengganti x yang memenuhi persamaan itu, dan
disebut penyelesaian atau akar dari persamaan kuadrat
.


Untuk menyelesaikan (menentukan akar-akar) persamaan kuadrat ada beberapa
cara, diantaranya adalah dengan cara:
1.
Memfaktorkan
2.
Melengkapkan
bentuk kuadrat sempurna
3.
Menggunakan
rumus kuadrat
1.
Memfaktorkan
Contoh:
Selesaikan persamaan kuadrat berikut ini!
Selesaikan persamaan kuadrat berikut ini!
a. x2 – 9 = 0
b. 

c. 

Jawab:
a. x2 – 9 = 0



b. 


<=>


<=>
atau 


<=>
atau 


c. 






2.
Melengkapkan
bentuk kuadrat sempurna
Bentuk seperti 16 = 42; 4x2
= (2x)2; (x + 1)2; (2x – 3)2
merupakan beberapa contoh bentuk kuadrat sempurna.
Bentuk
dapat dimanipulasi
aljabar sbb.





Proses mengubah bentuk kuadrat menjadi bentuk
kuadrat sempurna
semacam itu dinamakan melengkapkan kuadrat sempurna.
Contoh:
Selesaikan persamaan kuadrat berikut ini!
a. 

b.

Jawab :
a. 

<=> 

<=> 

<=> 

<=> 

<=> 

<=> 

<=>
atau 


b. 




3.
Menggunakan rumus kuadrat
Metode yang paling umum untuk
menyelesaikan persamaan kuadrat
dengan menggunakann rumus kuadrat atau sering disebut rumus
abc.

Rumus kuadrat diperoleh dengan
proses melengkapkan kuadrat sempurna untuk persamaan kuadrat
.

Prosesnya sbb:









Uraian di atas
membuktikan berlakunya rumus kuadrat.
Misalkan a, b, c bilangan rela dan
maka akar-akar
persamaan kuadrat
ditentukan oleh:


![]() |

Contoh:
Selesaikan
persamaan kuadrat berikut ini!
a. 

b. 

Jawab :
a. 

<=> a = 1, b = 3, c = 2
<=> 

<=> 

<=>
atau 


b. 

a = 3, b = -6, c =2




- Jenis akar-akar persamaan kuadrat
dikaitkan dengan nilai diskriminan
Penyelesaian persamaan kuadrat
adalah


Tampak bahwa akar-akarnya
ditentukan oleh nilai dari b2 – 4ac yang disebut dengan diskriminan
disingkat D.
|


·
Jika
D > 0 : mempunyai dua akar real yang berbeda
Untuk D berupa bilangan kuadrat (
) akarnya rasional

Untuk D bukan berupa bilangan kuadrat akarnya rasional
·
Jika
D = 0 : mempunyai dua akar real yang sama
·
Jika
D < 0 : akar-akarnya imajiner (khayalan)
Contoh :
Tanpa menyelesaikan persamaan
tentukan jenis
akar-akarnya !

Jawab :

<=> 

= 

= 25
=

Jadi
mempunyai dua akar
berlainan dan rasional

- Rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat
Akar-akar persamaan kuadrat




Jumlah dan hasil kali akar-akar
ditentukan dengan memanipulasi aljabar sbb:
1.
Jumlah akar-akar persamaan kuadrat



2.
Hasil kali akar-akar persamaan kuadrat



Contoh
Jika
dan
akar-akar persamaan
kuadrat
, tentukan nilai dari :
Jika




Jawab :

- Menyusun persamaan kuadrat yang diketahui akar-akarnya
Jika akar-akar sebuah persamaan
kuadrat telah diketahui, persamaaan kuadrat tersebut dapat disusun dengan dua
cara
a. Memakai faktor
Apabila persamaan kuadrat dapat
difaktorkan menjadi (x-x1)(x-x2) = 0 maka x1
dan x2 merupakan akar-akar persamaan kuadrat tersebut.
Sebaliknya apabila x1
dan x2 merupakan akar-akar persamaan kuadrat, maka persamaan kuadrat
itu dapat ditentukan dengan rumus

b. Memakai rumus jumlah dan
hasil kali akar-akar
Persamaan kuadrat
bila kedua ruas dibagi
dengan a diperoleh




Jadi persamaan
dapat dinyatakan dalam
bentuk:


Contoh :
Tentukan persamaan kuadrat yang akar-akarnya 5 dan -2 !
Jawab :
a.
Cara
1



b.
Cara
2


- Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya mempunyai hubungan dengan akar-akar persamaan kuadrat lain
Contoh :
Tentukan persamaan kuadrat yang akar-akarnya 2 lebihnya dari akar-akar
persamaan kuadrat 

Jawab :
a.
Cara
1
Misalkan akar-akar persamaan kuadrat
adalah
dan
maka
dan
. Akar-akar persamaan kuadrat yang akar-akarnya 2 lebihnya
dari akar-akar persamaan kuadrat
dimisalkan α dan β,
maka
dan
. Jadi: didapat jumlah akar
dan hasil kali akar 










Persamaan kuadrat yang ditanyakan sesuai rumus di atas adalah :



<=> 

<=> 

b.
Cara
2

<=>


<=>


- Pertidaksamaan Kuadrat
Bentuk baku dari pertidaksamaan
kuadrat dalam variabel ada 4 macam, yaitu:
1. 

2. 

3. 

4. 

dengan a, b, c bilangan real dan 

Penyelesaian atau himpunan
penyelesaian pertidaksamaan kuadrat dalam variabel x dapat ditentukan dengan 2
cara, yaitu dengan menggunakan:
- Dengan sketsa grafik fungsi kuadrat
Fungsi kuadrat yang ditentukan
dengan rumus
grafiknya berbentuk
parabbola dengan persamaan
. Sketsa grafik parabola
diperlihatkan pada
gambar berikut:




1. Parabola di atas sumbu x (y >
0) dalam selang x < -1 atau x > 4.
Jadi
dalam selang x < -1
atau x > 4.

2. Parabola tepat pada sumbu x (y =
0) untuk nilai x = -1 atau x = 4.
Jadi
untuk nilai x = -1
atau x = 4.

3. Parabola di bawah sumbu x (y
< 0) dalam selang – 1 < x < 4.
Jadi
dalam selang – 1 <
x < 4.

Dengan demikian sketsa grafik
fungsi kuadrat
atau parabola
dapat digunakan untuk
menentukan penyelesaian atau himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
berikut.


a.
Pertidaksamaan kuadrat
. Himpunan penyelesaiannya adalah:



b.
Pertidaksamaan kuadrat
. Himpunan penyelesaiannya adalah:



c.
Pertidaksamaan kuadrat
. Himpunan penyelesaiannya adalah:



d.
Pertidaksamaan kuadrat
. Himpunan penyelesaiannya adalah:



Berdasar uraian di atas dapat
disimpulkan bahwa grafik fungsi kuadrat
dapat digunakan untuk
menentukan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
;
;
; 





Contoh:
Dengan menggunakan sketsa grafik
fungsi kuadrat
carilah himpunan
penyelesaian tiap pertidaksamaan berikut.

a. 

b. 

c. 

d. 

Jawab:
Sketsa grafik fungsi kuadrat
atau parabola
diperlihatkan pada
gambar berikut:



a.
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
adalah Himpunan kosong
ditulis 


b.
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
adalah 


c.
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
adalah 


d.
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
adalah
dapat juga ditulis 



- Dengan garis bilangan
Sebagai contoh kita akan
menyelesaikan pertidaksamaan 

Langkah
1
Carilah
nilai-nilai nol (jika ada) dari bagian ruas kiri pertidaksamaan




Langkah
2
Gambarlah nilai-nilai nol yang
diperoleh pada langkah 1 pada garis bilangan

Langkah 3
Tentukan tanda-tanda dalam interval
untuk nilai-nilai x selain -1 dan 4.
Misalnya:







Berdasar tanda-tanda interval, maka
yang memenuhi pertidaksamaan
adalah x < -1 atau
x > 4.

Jadi himpunan penyelesainnya adalah
atau x > 4}

- Pertidaksamaan Rasional
Perhatikan bentuk-bentuk
pertidaksamaan berikut.
i. 

ii. 

iii. 

iv. 

Tiap pertidaksamaan di atas memuat
variabel x pada bagian penyebut dari suatu pecahan. Pertidaksamaan dengan ciri
demikian disebut pertidaksamaan pecahan atau pertidaksamaan rasional.
Penyelesaian atau himpunan
penyelesaian pertidaksamaan rasional dapat ditentukan dengan menggunakan garis
bilangan. Sebagai contoh, penyelesaian pertidaksamaan rasional

dapat ditentukan dengan
langkah-langkah sbb.
Langkah 1
Nilai
nol pada bagian pembilang: x +1 = 0à x = -1.
Nilai nol pada bagian penyebut: x – 3 = 0 à x = 3.
Langkah 2
Nilai
nol pada bagian pembilang dan penyebut ditempatkan pada diagram garis bilangan.

Langkah 3
Tentukan tanda-tanda dalam interval
untuk nilai-nilai x selain -1 dan 3.
Misal x = -2 maka nilai dari
sehingga tanda dalam
interval x < -1 (+) atau >0.

x = 0, maka nilai dari
sehingga tanda dalam
interval -1<x<3 (-) atau < 0.

x = 4, maka nilai dari
sehingga tanda dalam
interval –x > 3 (+) atau > 0.

Tanda-tanda interval itu ditulis
dalam interval yang bersesuaian seperti diperlihatkan gambar sbb.

Maka penyelesaian dari
pertidaksamaan
adalah -1 < x <
3 dan himpunan penyelesaiannya adalah 


Contoh 1:
Tentukan penyelesaian dari
!

Jawab :

Harga nol pembilang Harga nol penyebut





atau
x > 1
Contoh 2:
Tentukan penyelesaian dari 

Jawab:
Harga nol pada pembilang




Harga nol penyebut




Jadi himpunan penyelesaian dari
adalah
atau
atau x >3}



- Penggunaan Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat
Segitiga ABC siku-siku di B, diketahui panjang sisi AB = x cm, BC = x+2 cm,
AC = x+4 cm. Hitung panjang AB, BC, dan AC !
Jawab :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar